Setelah para siswa memahami ketentuan-ketentuan dasar
atau aturan pokok tentang sistem lambang bilangan Romawi seperti diatas maka
melalui tanya jawab kita coba susun untuk merencanakan pembelajaran berikutnya.
Guru menulis di papan tulis beberapa bilangan dalam
sistem lambang bilangan desimal (Hindu-Arab). Kemudian meminta salah seorang
siswa secara bergiliran untuk menuliskannya dalam sistem lambang bilangan
Romawi dengan bimbingan dan arahan dari guru semua siswa dalam kelas
memperhatikan dan menjawabnya dengan benar, misalnya variasi soalnya dibuat
sedemikian rupa mulai dari yang sederhana seperti berikut.
Mengubah Bilangan Desimal menjadi Bilangan Romawi
Tulislah lambang bilangan Romawi untuk
bilangan-bilangan berikut.
a. 6
= …
1.) Apakah
6 = I I I I I I ?
2.) Apakah
pada sistem Romawi di bolehkan menulis lebih dari 3 lambang bilangan secara
berurutan ?
3.) 6
= 5 + 1 = VI, sebab dari kiri ke kanan nilainya turun berarti harus dijumlahkan
b. 4000
= ..
1.) Apakah
4000 = M M M M?
2.) 4000
= 4 x 1000.
3.) Bagaimanakah
cara penulisan yang menggunakan perkalian dengan 1000?
4.) 4000
= 4 x 1000 = IV.
c. 24
= …
1.) 24
= 20 + 4
2.) Bagaimanakah
cara penulisan 20 dan bagaimana penulisan 4?
3.) 20
= XX dan 4 = IV
4.) 24
= 20 + 4 = XXIV.
d. 499
= …
1.) 499
= 400 + 90 + 9
2.) Bagaimana
penulisan bilangan 400, 90, dan 9?
3.) Mengapa
400 = 500 – 100, 90 = 100 – 10, dan 9 = 10 – 1?
(ingat
C hanya bisa dikurangkan dari D atau M, X hanya bisa dikurangkan dari L dan C,
sedangkan I hanya bisa dikurangkan dari V dan X)
4.) 499
= 400 + 90 + 9
= (500 – 100) + (100 – 10) + (10 – 1)
= C
D X C I X.
e. 323
= …
1.) 323
= 300 + 20 + 3
=
(3 x 100) + (2 x 10) + (3 x 1)
2.) Apakah
dalam sistem Romawi dibolehkan menulis tiga lambang atau kurang secara
berurutan?
3.) 323
= C C C X X I I I
Setelah
guru memberikan beberapa contoh seperti diatas, kemudian memberikan beberapa
variasi soal seperti berikut untuk di diskusikan.
Tulislah
lambang-lambang bilangan Romawi dari bilangan-bilangan berikut.
1.) 1983
= …
= 1000 + 900 + 80 + 3
= 1000 + (1000 – 10) + (50 + 30) + 3
= M C M L X X X I I I
2.) 3249
= …
= 3000 + 200 + 40 + 9
= (3 x 1000) + (2 x 100) + (50 – 10) +
(10 – 1)
= M M M C C X L I X
3.) 1874
= …
= 1000 + 800 + 70 + 4
= (1 x 1000) + (500 + 300) + (50 + 20)
+ (5 – 1)
= M D C C C L X X I V
4.) 6496
= …
= 6000 + 400 + 90 + 6
= ( 6 x 1000) + ( 500 – 100) + ( 100 –
10) + (5 + 1)\
= V C D X C V I
5.) 9407
= …
= 9000 + 400 + 7
= (9 x 1000) + (500 – 100) + (5 + 2)
= I X C D V I I
6.) 23.000
= …
= 23 x 1000
= ( 20 + 3) x 1000
7.) 54.000
= …
= (54 x 1000)
= (50 + 4) x 1000
= (50 + (5 – 1) ) x 1000
= L I V
8.) 94.000.000
= …
= 94 x 1.000.000
= (90 + 4) x 1.000.000
= ( (100 – 10) + (5- 1) ) x
1000 x 1000
= X C I V
9.) 1.
954. 000 = …
= 1.000.000 + 900.000 +
50.000 + 4.000
= ( 1 x 1000) x 1000 + (1000
– 100) x 1000 + (50) x 1000 + (5 – 1) x 1000
= ( (1 x 1000) ) + (1000 –
100) + (50) + (5 – 1) ) x 1000
= M C M L I V
10.) 9.457.000.000 = …
=
9.000.000.000 + 400.000.000 + 50.000.000 + 7.000.000
= 9 x
1.000.000.000 + 400 x 1.000.000 + 50 x 1.000.000 + 7 x 1.000.000 = (10 – 1) x 1.000.000.000 + (500
-100) x 1.000.000 + (50) x 1.000.000 + (5 + 2) x 1.000.000
=
( (9 x 1000) + (500 – 100) + (50) + (5 + 2) ) x 1.000.000
=
I X C M L V I I
Setelah siswa diberi berbagai
variasi soal tentang mengubah bilangan desimal menjadi bilangan Romawi maka
langkah berikutnya adalah pembelajaran untuk mengubah bilangan Romawi menjadi
bilangan desimal.
Mengubah Bilangan Romawi Menjadi Bilangan Desimal
Langkah-langkah pembelajaran untuk mengubah dari sistem
Romawi menjadi sistem Desimal dapat dilakukan seperti alternatif pembelajaran
di atas (2).
Tulislah bilangan
desimal dari bilangan-bilangan Romawi berikut.
a.)
X V I I I = …
= 10 + 5 + 3
= 18
b.)
C D X C I = …
= (500 – 100) + (100 – 10) + 1
= 400 + 90 + 1
= 491
c.)
M M M D C C L X I I I = (3 x 1000) +
(500 + 200) + (50 + 10) + 3
= 3000 + 700 + 60 +
3
= 3763
d.)
I X D C X L I V = (10 – 1) x 1000 + (500
+ 100) + (50 – 10) + (5 – 1)
= 9000 + 600 + 40 + 4
= 964
e.)
M
M C M L X X X V I I = …
= (2000 + (1000 – 100) + (50 + 30) + (5
+ 2) ) x 1000 x 1000
= (2000 + 900 + 80 + 7) x 1000 x 1000
= 2.987.000.000
Perubahan dari bilangan romawi
menjadi bilangan desimal, perlu diberikan contoh untuk didiskusikan mengenai
penulisan yang salah. Hal ini perlu didiskusikan dengan setiap siswa dikelas
sebagai salah satu usaha untuk mengingatkan kembali tentang aturan-aturan yang
berlaku dalam sistem bilangan Romawi seperti yang telah dibicarakan diatas,
misalnya beberapa alternatif seperti contoh berikut.
Jika memungkinkan tulislah
lambang-lambang bilangan desimalnya dari bilangan Romawi berikut, jika tidak
sebutkan alasannya.
a.) I
I V = …
b.) C
C C M = …
c.) L
C = …
d.) L
L L = …
e.) X
X X X = …
Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin kita ajukan untuk melacak
dan membimbing kea rah yang benar dapat diajukan beberapa pertanyaan seperti
berikut.
a.)
Bagaimana penulisan bilangan desimalnya?
b.)
Apakah penulisan bilangan Romawi ini
mempunyai arti?
c.)
Mengapa bilangan Romawi ini tidak
mempunyai arti?
Dari pengajuan pertanyaan pertama ke pertanyaan ke dua
dan selanjutnya perlu dipertimbangkan pemberian waktu yang cukup sehingga
memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memperhatikan, menuliskannya, dan
memberikan alternatif pendapatnya. Guru harus sabar untuk menantinya, karena
para siswa berbeda dengan kita. (ingat anak bukan bentuk mikro orang dewasa).
Kelima soal diatas tidak mungkin dapat diselesaikan.
Penulisan dalam sistem desimalnya tidak mungkin. Penulisan lambang bilangan
Romawinya tidak mempunyai arti, ada pun alasannya berturut-turut sebagai
berikut.
a.)
Untuk soal nomor (1) IIV, dua angka I
tidak boleh menjadi pengurang V. Memang letak angka I hanya boleh dikurangkan
dari V dan X, tetapi banyaknya pengurang hanya satu angka.
b.)
CCCM, tiga buah angka C tidak dibolehkan
menjadi pengurang dari angka M. angka C hanya boleh menjadi pengurang dari M
atau dari D sebanyak satu angka, yaitu C M = 900 dan CD = 400.
c.)
LC, angka (lambang bilangan) L = 50
tidak boleh menjadi pengurang dari angka C = 100. Angka L tidak termasuk ke
dalam angka-angka yang diskusinya pada kelas sehingga terjadi diskusi kelas
guru.
0 comments:
Post a Comment