Pengertian
psikologi
Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno = psyche = jiwa dan logos =
kata) dalam kata bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang
jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung,
karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manisfestasi dan
ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau
kegiatannya.
Bruno (1987), membagi
pengertian psikologi dalam tiga bagian yang pada prinsipnya saling berhubungan.
Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai “ruh”. Kedua,
psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai ”kehidupan mental”, ketiga
psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku organisme”.
Psikologi tidak
mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak,
tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental
tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi
dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan
proses mental.
Sejarah
perkembangan psikologi
Banyak para ahli
telah menulis tentang psikologi. Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda
(sekitar akhir 1800an). Tetapi manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan
masalah psikologi. Seperti filsuf Yunani terutama Plato dan Aristoteles.
Psikologi pada mulanya digunakan para
ilmuwan dan para filosof untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam memahami akal
pikiran dan tingkah laku aneka ragam makhluk hidup mulai dari yang primitive sampai yang modern. Namun ternyata tidak cocok, lantaran
menurut para ilmuwan dan filosof, psikologi memiliki batasan-batasan tertentu
yang berada di luar kaedah keilmuan dan etika falsafi. Kaidah scientific
dan patokan etika filosofi ini tak dapat di bebankan begitu saja sebagai muatan
psikologi (Rebek, 1988).
Namun secara lebih
spesifik (khusus), psikologi lebih banyak di kaitkan dengan kehidupan organisme
manusia. Dalam hubungan ini psikologi di defenisikan sebagi ilmu pengetahuan yang
berusaha memahami perilaku manusia, alasan dan cara mereka melakukan sesuatu,
dan juga memahami bagaimana makhluk tersebut berpikir dan berperasaan
(Gleitman, 1986).
Bruno (1987), membagi
pengertian psikologi dalam tiga bagian yang pada prinsipnya saling berhubungan.
Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai “ruh”. Kedua,
psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai ”kehidupan mental”, ketiga
psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku organisme”.
Psikologi tidak
mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak,
tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental
tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi
dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan
proses mental.
Ruang Lingkup psikologi
Psikologi
didefinisikan sebagai kajian scientific tentang tingkah laku dan proses mental
organisme. Tiga idea penting dalam definisi ini ialah : Scientific, tingkah
laku dan Proses mental.
0 comments:
Post a Comment